Friday, 29 August 2008
{Semua yang ada di langit dan di bumi selalu meminta padaNya. Setiap waktu Dia dalam kesibukan.}(Ar-Rahman: 29)
Ketika laut bergemuruh, ombak menggunung, dan angin bertiup kencang menerjang, semua penumpang kapal akan panik dan menyeru:"Ya Allah!" Ketika seseorang tersesat di tengah gurun pasir, kendaraan menyimpang jauh dari jalurnya, dan para kafilah bingung menentukan arah perjalanannya, mereka akan menyeru:"Ya Allah!" Ketika musibah menimpa, bencana melanda, dan tragedi terjadi, mereka yang tertimpa akan selalu berseru:"Ya Allah!"
Ketika pintu-pintu permintaan telah tertutup, dan tabir-tabir
permohonan digeraikan, orang-orang mendesah: "Ya Allah!"
Ketika semua cara tak mampu menyelesaikan, setiap jalan terasa
menyempit, harapan terputus, dan semua jalan pintas membuntu, mereka pun menyeru: "Ya Allah!"
Ketika bumi terasa menyempit dikeranakan himpitan persoalan hidup, dan jiwa terasa tertekan oleh beban berat kehidupan yang harus kita pikul, menyerulah:"Ya Allah!"
Ku ingat Engkau saat alam begitu gelap gelita, dan wajah zaman berlumuran debu hitam Ku sebut namaMu dengan lantang di saat fajar menjelang, dan fajar pun merekah lantas menebar senyuman indah Setiap ucapan baik, doa yang tulus, rintihan yang jujur, air mata yang menitis penuh keikhlasan, dan semua keluhan yang menggundahgulanakan hati adalah hanya pantas ditujukan ke hadiratNya. Setiap dini hari menjelang, tengadahkan kedua telapak tangan, julurkan lengan penuh harap, dan arahkan terus tatapan matamu ke arahNya untuk memohon pertolongan! Ketika lidah bergerak, tak lain hanya untuk menyebut, mengingat dan berzikir dengan namaNya.
Dengan begitu, hati akan tenang, jiwa akan damai, saraf tak lagi menegang, dan iman kembali berkobar-kobar. Demikianlah, dengan selalu menyebut namaNya, keyakinan akan semakin kukuh.
Kerana Allah: nama yang paling bagus, susunan huruf yang paling indah, ungkapan yang paling tulus, dan kata yang sangat berharga.
{Apakah kamu tahu ada seseorang yang sama dengan Dia (yang patut
disembah)?} (Maryam: 65)
Allah: milikNya semua kekayaan, keabadian, kekuatan, pertolongan,
kemuliaan, kemampuan, dan hikmah.
{Milik siapakah kerajaan pada hari ini? Milik Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan.} (Ghafir: 16)
Allah: dariNya semua kasih sayang, perhatian, pertolongan, bantuan,cinta dan kebaikan.
{Dan, apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah jualah. (datangnya).} (An-Nahl: 53)
Allah: pemilik segala keagungan, kemuliaan, kekuatan dan keperkasaan. Betapapun ku lukiskan keagunganMu dengan deretan huruf, KekudusanMu tetap meliputi semua arwah Engkau tetap Yang Maha Agung, sedang semua makna, akan lebur, mencair, di tengah keagunganMu, wahai Rabku
Ya Allah, gantikanlah kepedihan ini dengan kesenangan, jadikan kesedihan itu awal kebahagian, dan usirkan rasa takut ini menjadi rasa tentram. Ya Allah, dinginkan panasnya kalbu dengan salju keyakinan, dan padamkan bara jiwa dengan air keimanan.
Wahai Rabb, anugerahkan pada mata yang tak dapat terpejam ini rasa memandang padaMu yang menenteramkan. Tuangkan dalam jiwa yang bergolak ini kedamaian. Dan, ganjarlah dengan kemenangan yang nyata.
Wahai Rabb, tunjukkanlah pandangan yang kebingungan ini kepada cahayaMu. Bimbinglah sesatnya perjalanan ini ke arah jalanMu yang lurus. Dan tuntunlah orang-orang yang menyimpang dari jalanMu merapat ke hidayahMu.
Ya Allah, jauhkanlah keraguan terhadap fajar yang pasti datang dan memancar terang, dan hancurkan perasaan yang jahat dengan secercah sinar kebenaran. Hempaskan semua tipu daya syaitan dengan bantuan bala tentaraMu.
Ya Allah, hindarkan dari kami rasa sedih dan duka, dan usirlah
kegundahan dari jiwa kami semua. Kami berlindung kepadaMu dari setiap rasa takut yang mendera. Hanya kepadaMu kami bersandar dan bertawakal. Hanya kepadaMu kami memohon, dan hanya dariMu lah semua pertolongan. Cukuplah Engkau sebagai Pelindung kami, kerana Engkaulah sebaik-baik Pelindung dan Penolong.
